ANTARAsatu.com | LANGSA - Sehat itu mahal, tetapi mendeteksinya sejak dini tidak selalu harus menguras kantong. Prinsip inilah yang dibawa oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) saat merayakan hari jadinya yang ke-61.
Alih-alih menggelar perayaan yang megah di dalam gedung, subholding gas Pertamina ini memilih turun ke lapangan untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat di ujung utara Sumatra. Pada Senin (18/5), PGN Wilayah Kerja Area Medan menggelar aksi sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak.
Dua titik menjadi pusat perhatian, yaitu Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Langkah nyata ini dikemas dalam program Cek Kesehatan Masyarakat (CAKRA), sebuah agenda PGN yang berfokus pada pemeliharaan kesehatan warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Di Kota Langsa, tercatat sebanyak 100 warga datang berbondong-bondong untuk mengecek kondisi fisik mereka. Area Head PGN Medan Agus Kurniawan mengungkapkan, aksi ini bukan sekadar seremonial ulang tahun.
Lebih dari itu, program ini merupakan perwujudan komitmen sosial perusahaan untuk meruntuhkan sekat ekonomi dalam urusan kesehatan.
“Ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama memberikan akses yang mudah bagi semua lapisan masyarakat memeriksakan kesehatan tanpa memandang kondisi ekonomi,” tuturnya.
Kehadiran PGN ini pun disambut hangat oleh pemerintah setempat. Plh Camat Langsa Kota Jeffranymenyebut, program CAKRA sangat klop dengan cita-cita daerah. Menurut dia, program ini sejalan dengan visi Pemkot Langsa untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri dan sejahtera.
“Untuk itu saya berpesan agar masyarakat yang hadir memanfaatkan program pelayanan dengan sebaik-baiknya, sehingga program seperti ini bisa terus berkelanjutan,” kata Jeffrany dalam sambutannya.
Kemeriahan dan antusiasme yang sama juga terasa di Kabupaten Aceh Tamiang. Berpusat di TPA Perdamaian, Kota Kuala Simpang, posko kesehatan gratis PGN diserbu oleh sekitar 200 peserta.
Di sini, layanan yang diberikan cukup lengkap. Warga bisa melakukan skrining kesehatan dasar mulai dari pengecekan asam urat, kadar gula darah (diabetes), hingga tekanan darah (tensi).
Menariknya, PGN tidak hanya memberi obat dan diagnosis. Mereka juga memboyong tenaga medis terpercaya untuk memberi edukasi interaktif mengenai Low Back Pain (LBP) atau yang akrab dikenal masyarakat sebagai sakit pinggang bagian bawah.
Lewat sesi ini, warga diajak mengenali faktor pemicu sakit pinggang yang kerap mengganggu produktivitas sehari-hari. Sembari mengantre untuk diperiksa dokter, warga juga mendapat bekal informasi penting mengenai keselamatan lingkungan.
PGN memanfaatkan momen kumpul warga itu untuk menggelar Sosialisasi dan Edukasi Safety Jaringan Gas Bumi (jargas). Melalui edukasi ini, masyarakat yang wilayahnya dilalui pipa gas negara kini tidak hanya pulang dengan tubuh yang terpantau sehat.
Mereka juga membawa pulang pemahaman baru tentang bagaimana menjaga keamanan fasilitas energi di sekitar tempat tinggal mereka. Kado ulang tahun ke-61 PGN kali ini sukses meninggalkan manfaat yang sehat dan aman bagi masyarakat Aceh.
