Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
ANTARAsatu.com | MEDAN - Hari pertama kerja usai libur panjang perayaan Nyepi dan Idulfitri 1447 H di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan tidak diawali dengan suasana segar. Alih-alih semangat melayani masyarakat, ratusan abdi negara justru kedapatan mangkir dari kewajibannya.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 471 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilaporkan bolos kerja tanpa keterangan yang jelas.
Sikap indisipliner ini langsung memicu reaksi keras darinya.
"Saat ini mereka sedang diperiksa oleh Inspektorat," tegas Rico, Jumat (27/3/2025).
Rico menjelaskan, pemeriksaan marathon oleh Inspektorat bertujuan untuk membedah motif di balik "hilangnya" ratusan pegawai tersebut. Ia tidak ingin ada alasan yang dibuat-buat demi memperpanjang waktu liburan secara ilegal.
Hasil pemeriksaan ini, menurut Rico, akan menjadi "kartu rapor" yang menentukan nasib para ASN tersebut.
"Kita perlu mengetahui detail setiap kasus. Dari awal sudah kami sampaikan bahwa bolos kerja pasti ada konsekuensinya, mulai dari teguran hingga sanksi administratif lainnya," katanya.
Gelombang ketidakhadiran ini juga memantik reaksi dari Komisi I DPRD Kota Medan yang mendesak pemerintah kota untuk menjatuhkan sanksi lebih berat agar memberi efek jera. Menanggapi desakan tersebut Rico menyatakan masih mempelajari regulasi yang ada, tetapi tetap akan bersikap objektif.
Rico mengatakan, penilaian sanksi akan melihat rekam jejak (track record) masing-masing individu. ASN yang sudah "langganan" bolos dipastikan akan menerima ganjaran yang jauh lebih berat dibanding mereka yang baru sekali melakukan pelanggaran.
Sebagai bentuk keadilan, Rico telah menginstruksikan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memantau pola kerja ASN secara ketat. Ia ingin memastikan bahwa ada garis pemisah yang tegas antara pegawai yang berdedikasi dan mereka yang malas.
“Yang rajin dan yang sering bolos tidak boleh memiliki karier yang sama. Semua dinilai secara objektif dengan indikator yang jelas,” pungkasnya.
