DALAM beberapa tahun terakhir, standar ponsel pintar unggulan (flagship) terus meroket. Samsung, melalui seri Galaxy S, konsisten berada di baris terdepan dalam mendefinisikan ulang apa yang bisa dilakukan oleh sebuah perangkat genggam.
Dari Galaxy S23 yang legendaris hingga Galaxy S26 yang futuristik, evolusi kinerja yang ditawarkan benar-benar di luar nalar.
Perjalanan ini dimulai dengan Samsung Galaxy S23 yang mengandalkan Snapdragon 8 Gen 2 For Galaxy. Saat itu, ia sudah menjadi raja di kelasnya untuk urusan gaming dan multitasking.
Namun, Samsung tidak berhenti di situ.
Pada Galaxy S24, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini mulai menyuntikkan kecerdasan buatan (AI) yang lebih dalam melalui Snapdragon 8 Gen 3 atau Exynos 2400.
Fitur asisten cerdas dan pengolahan foto menjadi lebih instan. Puncaknya, Galaxy S25 hadir dengan Snapdragon Elite yang jauh lebih bertenaga untuk beban kerja berat.
Kini, Samsung Galaxy S26 tampil sebagai "monster" baru. Dipersenjatai Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau Exynos 2600, ponsel ini menawarkan efisiensi energi yang lebih baik sekaligus kemampuan grafis yang melampaui ekspektasi.
Bermain game berat kini terasa semulus menggeser layar beranda. Samsung juga melakukan perombakan besar pada sisi memori.
Jika Galaxy S23 dan S24 masih bermain di angka RAM 8GB untuk model standar, Galaxy S25 mendobrak tradisi dengan menjadikan RAM 12GB sebagai standar baru.
Lompatan paling terasa ada pada Galaxy S26. Dengan teknologi penyimpanan UFS 4.0 dan RAM LPDDR5X, transfer data dan waktu pemuatan aplikasi menjadi sangat singkat.
Kapasitas dasarnya pun naik menjadi 256GB. Memastikan pengguna tidak lagi khawatir kehabisan ruang untuk konten resolusi tinggi.
Dari sisi visual, Samsung tetap menjadi juara bertahan. Ukuran layar perlahan berevolusi dari 6,1 inci pada S23 menjadi 6,3 inci pada Galaxy S26.
Panel Dynamic AMOLED yang digunakan kini jauh lebih terang dan akurat. Bahkan di bawah terik matahari sekalipun.
Sektor daya juga mengalami peningkatan signifikan. Dari baterai 3.900 mAh di Galaxy S23, Samsung berhasil menyematkan baterai 4.300 mAh pada Galaxy S26.
Berkat manajemen daya berbasis AI yang lebih optimal, Galaxy S26 tercatat memiliki masa pakai baterai terlama dalam sejarah seri Galaxy S.
Evolusi dari S23 ke S26 membuktikan bahwa Samsung tidak hanya sekadar mengganti angka pada nama model, tetapi benar-benar mendorong batas teknologi smartphone menuju level yang lebih gahar.
