ANTARAsatu.com | MEDAN - Dalam suasana hiruk-pikuk arus mudik dan balik Lebaran 2026, kelancaran distribusi logistik menjadi tumpuan utama agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal nonpetikemas, memastikan seluruh mesin operasionalnya tetap menderu tanpa henti selama periode penting tersebut.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat sekaligus menjaga rantai pasok komoditas strategis. VP Komunikasi Korporasi SPMT Farid Chairmawan menegaskan, kesiapan operasional di seluruh terminal di Indonesia telah dipastikan berada pada level optimal.
“Kami memastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap beroperasi penuh selama masa Angkutan Lebaran 2026. Operasional terminal kami siagakan selama 24 jam,” ungkapnya di Medan, Jumat (20/3)
Menurut Farid, fokus utama perusahaan bukan sekadar kelancaran arus barang, tetapi juga kenyamanan mobilitas penumpang. Mengingat peran vital terminal nonpetikemas dalam mendistribusikan kebutuhan pokok, SPMT berupaya agar ketersediaan barang di pasar tetap terjaga hingga setelah Hari Raya Idulfitri.
Demi memastikan rencana tersebut berjalan mulus, serangkaian langkah mitigasi telah disiapkan. Mulai dari pengecekan fisik fasilitas dan peralatan berat, hingga penguatan koordinasi antarpetugas di lapangan.
Tak hanya soal alat, manajemen arus lalu lintas (traffic flow) di area pelabuhan juga menjadi perhatian serius. SPMT telah menyediakan buffer area dan skema pengelolaan kendaraan untuk mencegah terjadinya kemacetan yang dapat menghambat distribusi.
“Sebagai bagian dari ekosistem logistik nasional, kami berkomitmen menjaga kelancaran rantai pasok agar layanan tetap aman, lancar, dan efisien,” tambahnya.
Selain fokus pada komoditas seperti curah kering, cair, hingga general cargo, SPMT juga bersinergi dengan Kementerian Perhubungan. Perusahaan memberi dukungan penuh terhadap operasional Posko Angkutan Lebaran yang berfungsi sebagai pusat informasi dan pengawasan bagi para pemudik.
Dengan siaga penuh selama 24 jam, SPMT optimistis dapat memberi pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa. Sekaligus memastikan Lebaran 2026 berjalan dengan pasokan logistik yang tetap stabil di seluruh pelosok negeri.
