google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 UPDATE MARKET: IHSG Menguat, Asing Borong Saham Perbankan di Tengah Kabar Manipulasi

Advertisement

UPDATE MARKET: IHSG Menguat, Asing Borong Saham Perbankan di Tengah Kabar Manipulasi

04 Februari 2026

 

Ilustrasi.


ANTARAsatu.com | MEDAN - Investor asing memborong saham-saham perbankan pada perdagangan Rabu (4/2) di tengah mencuatnya kabar penetapan tersangka manipulasi saham. Aksi beli tersebut menopang pergerakan IHSG yang tetap menguat meski volatilitas pasar terjaga tinggi.


IHSG bergerak dalam rentang lebar dengan menyentuh level terendah 8.050 dan tertinggi 8.194 sebelum akhirnya ditutup menguat 0,3% di posisi 8.146,717. Pergerakan IHSG masih sejalan dengan mayoritas bursa saham di Asia yang juga ditutup menguat.


"Sejumlah kabar menarik dari lantai bursa pada hari ini diantaranya adalah ditetapkannya tiga tersangka pelaku penggorengan saham ujar Gunawan Benjamin, Ekonom UISU, di Medan.


Aksi beli investor asing terlihat pada saham-saham perbankan seperti BBRI, BMRI, BBCA, BRIS, hingga BBTN. Saham sektor perbankan tersebut biaa saja menjadi kontributor utama penguatan IHSG pada perdagangan hari ini.


Di tengah penguatan indeks, pergerakan saham justru didominasi emiten yang melemah. Sebanyak 391 saham ditutup turun, 301 saham menguat, dan 125 saham lainnya stagnan.


Meski demikian, dia menilai penguatan IHSG lebih dipicu oleh keyakinan investor akan progres positif dari pertemuan Indonesia dengan pihak MSCI sebelumnya.


Di sisi lain, nilai tukar Rupiah pada perdagangan hari ini justru ditutup melemah ke level 16.765 per US Dolar. Pelemahan Rupiah tersebut sudah dikhawatirkannya terjadi sejak sesi perdagangan pagi.


Sementara itu, harga emas dunia pada perdagangan hari ini ditransaksikan menguat ke level US$5.062 per ons troy atau sekitar Rp2,74 juta per gram. Harga emas masih berada dalam tren naik dan kian mendekati level psikologis US$5.100.


Pelaku pasar global kini menantikan jadwal pertemuan antara Iran dan Amerika Serikat yang akan berlangsung pada Jumat mendatang. Pergerakan harga emas dalam jangka pendek diperkirakan sangat bergantung pada hasil pertemuan tersebut.