google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 PENGAMANAN BBM: Pertamina Libatkan Warga Perkuat Pengawasan Jalur Pipa Belawan

Advertisement

PENGAMANAN BBM: Pertamina Libatkan Warga Perkuat Pengawasan Jalur Pipa Belawan

06 Februari 2026

 

Kegiatan sosialisasi Objek Vital Nasional di Aula Kantor Camat Medan Belawan, Kamis (5/2).


ANTARAsatu.com | MEDAN - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara melibatkan warga untuk memperkuat pengawasan jalur pipa BBM di Belawan, salah satunya untuk menekan aksi pencurian BBM. Upaya itu dilakukan melalui sosialisasi Objek Vital Nasional oleh Fuel Terminal Medan pada Kamis (5/2).


Sosialisasi ini digelar di Aula Kantor Camat Medan Belawan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengamanan infrastruktur energi strategis. Kegiatan serupa sebelumnya juga dilaksanakan di Aula Kantor Lurah Pekan Labuhan pada 3 Februari 2026.


“Pengamanan objek vital nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan dan aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw, dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (6/2).


Kegiatan ini dihadiri Camat Medan Belawan, Lurah Belawan Bahari, Lurah Bagan Deli, Lurah Pekan Labuhan, para kepala lingkungan serta masyarakat sekitar. Unsur aparat keamanan dan instansi terkait juga dilibatkan dalam sosialisasi itu.


Polsek Medan Belawan, Koramil 09 Belawan, Pos TNI AL Belawan, Polres Pelabuhan Belawan serta Dinas Pemadam Kebakaran Belawan pun hadir dalam kegiatan ini. Keterlibatan aparat ditujukan untuk memperkuat koordinasi pengamanan jalur pipa BBM.


Fahrougi menyampaikan, sosialisasi bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi risiko di sekitar jalur pipa BBM. Kolaborasi masyarakat dan aparat diperkuat untuk menjaga infrastruktur strategis negara.


Pengamanan jalur pipa BBM itu sejalan dengan UU Nomor 22/2001 tentang Migas. Kegiatan itu juga mengacu pada Keppres Nomor 63/2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional.


Fahrougi mengatakan, keterbukaan informasi dan jalur komunikasi cepat merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga keandalan distribusi energi. Masyarakat didorong melaporkan indikasi gangguan melalui saluran resmi.


Pengamanan jalur pipa BBM disebut sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi di wilayah Sumbagut. Keandalan distribusi energi dipengaruhi kesiapan infrastruktur dan kondisi lingkungan yang aman.


Fuel Terminal Medan diposisikan sebagai simpul distribusi energi strategis di wilayah Sumbagut. Langkah preventif diperkuat melalui sosialisasi, patroli pengamanan terpadu dan koordinasi lintas sektor.


Pjs Fuel Terminal Manager Medan Ricky Haryanto menyampaikan, Fuel Terminal Medan berperan mendukung distribusi energi di Sumut dan sebagian Aceh. Dukungan masyarakat sekitar dinilai penting untuk menjaga keamanan jalur pipa.


Materi sosialisasi menjelaskan, jalur pipa BBM melintasi kawasan padat penduduk di Kelurahan Bagan Deli, Belawan Bahari dan Pekan Labuhan. Gangguan jalur pipa berpotensi menghambat distribusi energi dan membahayakan keselamatan masyarakat.


Pertamina Patra Niaga menyebut gangguan jalur pipa dapat terjadi akibat kebakaran, sabotase, maupun aktivitas ilegal seperti pencurian BBM. Dampak gangguan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi dan risiko keselamatan.


Untuk itu, Fuel Terminal Medan juga menyediakan saluran komunikasi darurat bagi masyarakat. Layanan Emergency Call dan WhatsApp dapat diakses melalui nomor 0822 8209 0044.


Pertamina Patra Niaga menegaskan, setiap tindakan ilegal yang mengancam keamanan jalur pipa akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum. Pengamanan jalur pipa ditempatkan sebagai bagian dari perlindungan objek vital nasional.