ANTARAsatu.com | PADANGLAWAS - Timbunan Longsor menutup total Jalan Lintas Sumatera Utara ruas Sibuhuan–Sosopan di Padanglawas, Sumatra Utara, Minggu (1/2) pagi. Longsor terjadi saat intensitas hujan tinggi masih mengguyur wilayah perbukitan di kabupaten tersebut.
Buncahan longsor turun di dua titik sekitar kawasan wisata pemandian alam Sungai Siraisan. Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padanglawas Adi Sandra Siregar memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Informasi awal, kondisi warga di sekitar lokasi dinyatakan aman.
“Tambahan peralatan berupa alat berat jenis excavator sudah di jalan menuju lokasi bencana agar Jalinsum Sibuhuan–Sosopan segera bisa dilalui kembali," ungkapnya, Minggu (1/2).
Longsor terjadi di wilayah perbukitan dari arah Desa Tanjung, Kecamatan Ulu Barumun, yang berada di jalur utama penghubung antardaerah. Material longsoran menimbun badan jalan sehingga akses kendaraan tertutup sepenuhnya.
Penutupan total jalur tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari Sibuhuan menuju Sosopan maupun sebaliknya terhenti. Pengguna jalan terpaksa menunda perjalanan karena tidak tersedia jalur alternatif di sekitar lokasi.
BPBD Padang Lawas bersama TNI, Polri, dan instansi terkait langsung melakukan penanganan pascabencana. Upaya difokuskan pada pembersihan material tanah dan batu yang menutup badan jalan.
Menurut Sekretaris BPBD Padanglawas Irsan Soleh Lubis, proses penanganan masih berlangsung di lokasi. Alat berat dikerahkan untuk mempercepat pembukaan akses jalan yang tertutup longsor.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan perbukitan. Curah hujan yang masih tinggi dinilai berpotensi memicu longsor susulan di wilayah tersebut.
