Aktivitas penumpang di Pelabuhan Bandar Deli Belawan.
ANTARAsatu.com | MEDAN - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan memastikan pelayanan penumpang di Pelabuhan Bandar Deli Belawan berjalan optimal selama arus mudik dan balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Optimalisasi layanan itu ditutup bersamaan dengan berakhirnya Posko Angkutan Nataru yang dipimpin Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Senin (5/1).
Penutupan posko angkutan Nataru diikuti Pelindo Regional 1 Belawan secara daring dari Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Belawan. Kegiatan ini menandai berakhirnya masa siaga pelayanan transportasi laut selama libur akhir tahun.
Menteri Perhubungan menilai penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 berjalan lancar dan terkendali. Penilaian itu didasarkan pada kelancaran arus penumpang serta koordinasi lintas sektor yang dinilai efektif selama periode libur panjang.
Di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Pelindo Regional 1 Belawan memfokuskan pengelolaan layanan pada aspek keselamatan, kelancaran arus penumpang, dan kesiapan fasilitas terminal. Pengelola pelabuhan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pelayanan tetap stabil di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizal mengatakan pelayanan penumpang selama Nataru dapat berjalan tertib berkat kerja sama lintas sektor.
"Pelindo Regional 1 Belawan mengapresiasi koordinasi bersama KSOP Utama Belawan, Polres Pelabuhan Belawan, PELNI, serta Karantina Kesehatan Pelabuhan sehingga pelayanan penumpang di Terminal Bandar Deli dapat berjalan lancar dan terkoordinasi," kata Yusrizal.
Menurut dia, Pelindo menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama, terutama pada periode dengan lonjakan penumpang seperti Nataru. Pengelolaan terminal penumpang diarahkan untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
Pelindo Regional 1 Belawan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan Terminal Penumpang Bandar Deli. Upaya ini dilakukan untuk mendukung kelancaran transportasi laut sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap layanan pelabuhan di wilayah Belawan.
