google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Mengawali 2026, BNCT Perkuat Efisiensi, Keselamatan dan Keandalan Operasional Terminal

Advertisement

Mengawali 2026, BNCT Perkuat Efisiensi, Keselamatan dan Keandalan Operasional Terminal

Editor: Dyan
28 Januari 2026

BNCT perkuat efesiensi, keselamatan dan keandalan operasional terminal
ANTARAsatu.com | BELAWAN - Memasuki tahun 2026, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) perkuat efisiensi layanan, keselamatan kerja, dan keandalan operasional sebagai fokus utama pengelolaan terminal. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BNCT dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang konsisten, aman dan berdaya saing bagi pengguna jasa di Pelabuhan Belawan.

Awal tahun 2026 dipandang sebagai momentum penting untuk memastikan seluruh sistem, sumber daya dan prosedur kerja berjalan optimal sejak hari pertama operasional. Dengan pendekatan tersebut, BNCT berupaya menjaga kelancaran arus peti kemas sekaligus memberikan kepastian layanan kepada pelanggan.

Sepanjang tahun 2026, BNCT akan memprioritaskan peningkatan produktivitas terminal melalui penguatan perencanaan operasional, pemeliharaan peralatan secara berkelanjutan, serta penguatan budaya keselamatan kerja di seluruh lini operasional.

“Tahun 2026 ini, kami awali dengan fokus yang jelas, yaitu memastikan layanan terminal berjalan efisien, aman dan andal. Bagi BNCT, konsistensi operasional dan keselamatan kerja bukan hanya target, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja yang terus kami perkuat,” ujar Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal, Rizki Affandi Nasution, kepada wartawan, Rabu (28/01/2026).

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan keandalan layanan, BNCT juga merencanakan penambahan peralatan operasional pada tahun 2026. Penambahan tersebut meliputi 1 unit reach stacker, 1 unit empty container handling, serta 4 unit internal terminal vehicle (ITV) yang diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas bongkar muat dan meningkatkan fleksibilitas operasional terminal.

Dari sisi keselamatan, BNCT menempatkan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sebagai fondasi utama operasional pelabuhan. Evaluasi prosedur kerja, peningkatan kepatuhan terhadap standar keselamatan serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat terus diperkuat guna memastikan seluruh aktivitas terminal berlangsung aman dan terkendali.

BNCT juga terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif. Sinergi ini diyakini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas layanan sekaligus mendukung peran strategis Pelabuhan Belawan dalam rantai logistik regional.

“Dengan penguatan operasional dan penambahan peralatan yang kami rencanakan, BNCT optimistis dapat mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang solid dan terukur, sekaligus terus meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pengguna jasa,” tutup Rizki. ***