google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Dirut Prima TPK, Presdir BNCT, dan Ketua PWI Pusat Bahas Peran Media Dalam Sektor Kepelabuhanan

Advertisement

Dirut Prima TPK, Presdir BNCT, dan Ketua PWI Pusat Bahas Peran Media Dalam Sektor Kepelabuhanan

Editor: Dyan
25 Desember 2025

Dirut Prima TPK, Presdir BNCT, dan Ketua PWI Pusat melakukan pertemuan bahas peran media dalam sektor kepelabuhanan.
ANTARAsatu.com | MEDAN - Direktur Utama PT Prima Terminal Petikemas (Prima TPK), President Director PT Belawan New Container Terminal (BNCT), serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang didampingi Ketua PWI Sumatera Utara, menggelar pertemuan dan obrolan ringan pada Selasa 16 Desember 2025 lalu, di Bolang Durian, Medan.

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi santai mengenai peran media dalam sektor kepelabuhanan, serta peluang kolaborasi yang dapat dibangun antara insan pers dan pelaku industri pelabuhan dalam menyampaikan informasi publik yang akurat, berimbang, dan edukatif.

Dalam suasana yang informal dan terbuka, para pihak bertukar pandangan terkait pentingnya komunikasi yang sehat antara media dan sektor kepelabuhanan, mengingat peran strategis sektor ini dalam mendukung kelancaran arus logistik dan perekonomian nasional.

Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal (BNCT), Rizki Affandi Nasution, dalam keterangan tertulis dikutip, Rabu (24/12/2025), menyampaikan bahwa pertemuan tersebut mencerminkan komitmen bersama para pihak untuk membangun komunikasi yang konstruktif dan saling memahami peran masing-masing.

“Pertemuan ini menjadi ruang dialog yang positif antara media dan pelaku sektor kepelabuhanan. Melalui komunikasi yang terbuka dan informal, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih baik sehingga informasi mengenai sektor kepelabuhanan dan logistik dapat disampaikan kepada publik secara objektif, berimbang, dan edukatif,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, para pihak berharap sinergi antara media dan sektor kepelabuhanan dapat terus diperkuat, guna mendukung transparansi informasi, meningkatkan literasi publik, serta menciptakan ekosistem komunikasi yang kredibel dan berkelanjutan. ***