Para personel Brimob membersihkan lumpur bekas banjir bandang di sekolah di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Jumat (26/12).
ANTARAsatu.com | TAPANULI TENGAH - Satuan Brimob Polda Sumut menggeser perannya di lokasi bencana, dari semata pengamanan menjadi salah satu kekuatan utama misi kemanusiaan. Perubahan peran itu tampak dalam rangkaian penanggulangan bencana alam di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (26/12), yang berfokus pada pemulihan ruang hidup warga terdampak.
Sejak pagi, personel Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut bergerak terkoordinasi dari berbagai posko pengamanan dan posko bencana. Apel pagi digelar sebagai langkah awal memastikan kesiapan personel sebelum terjun ke lapangan menjalankan tugas kemanusiaan.
Salah satu prioritas utama Brimob adalah pemulihan fasilitas pendidikan. Personel SAR Brimob diterjunkan membersihkan sekolah-sekolah yang terdampak bencana, di antaranya SD Negeri 152982 Tukka 1B dan SD Negeri 152983 Hutanabolon-1 di Kecamatan Tukka.
Pembersihan ini dilakukan agar aktivitas belajar mengajar anak-anak dapat segera kembali berjalan setelah sempat terhenti akibat bencana. Selain sekolah, perhatian Brimob juga diarahkan pada kebutuhan dasar pengungsi.
Para personel melakukan perbaikan tenda di Posko Pengungsi Terpadu Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, sekaligus mendistribusikan air bersih menggunakan sistem water treatment. Teknologi pengolahan air bersih milik Brimob menjadi solusi cepat di tengah keterbatasan akses air layak konsumsi di lokasi pengungsian.
Aksi kemanusiaan Brimob tidak berhenti di situ. Bersama relawan, personel Brimob turut menyalurkan bantuan sembako kepada warga Desa Hutanabolon.
Di tengah fokus kemanusiaan, mereka juga tetap menjalankan fungsi pengamanan. Personel Batalyon A Pelopor melakukan penjagaan ketat di gudang logistik makanan dan gudang BBM di Kantor Bupati Tapanuli Tengah untuk mencegah potensi kericuhan dan penjarahan.
"Patroli malam juga digelar di sejumlah titik rawan dan permukiman warga yang ditinggalkan mengungsi untuk menjaga rasa aman masyarakat," ungkap Komandan Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut Kompol Mukhtar I. Kadoli.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Polri, khususnya Brimob, untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Brimob tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga tampil sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan.
"Mulai dari pembersihan fasilitas pendidikan, penyediaan air bersih, distribusi bantuan, hingga pengamanan logistik, semuanya dilakukan demi memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman pascabencana," terang Ferry.
Dia menambahkan, kehadiran personel Brimob di lokasi bencana diharapkan memberi rasa tenang sekaligus mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak. Ferry memastikan Polri akan terus membantu masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih sebagai wujud kehadiran negara di tengah warga.
Seluruh rangkaian kegiatan penanggulangan bencana yang dilaksanakan Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut dinilai berjalan aman dan lancar. Respons positif masyarakat mengiringi aksi tersebut, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap peran Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
