Evakuasi jenazah korban.
ANTARAsatu.com | DELISERDANG - Seorang perempuan berinisial AS, 35 tahun, ditemukan tewas setelah menikam temannya di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pendidikan, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumut, Sabtu (8/11). Aksi bunuh diri itu dilakukan AS di depan cermin setelah menusuk korban berinisial I yang tinggal bersamanya.
"Berdasarkan rekaman CCTV, AS lebih dulu menganiaya korban sebelum mengakhiri hidupnya sendiri," ungkap Kanit Reskrim Polsek Tembung Iptu Parulian Sitanggang, Minggu (9/11).
Peristiwa bermula sekitar pukul 07.20 WIB ketika AS terbangun dan langsung menyerang I yang sedang tidur bersama anaknya. Dia mengambil gunting dan menikam punggung I hingga terjadi pergulatan di dalam kamar yang membuat keduanya terjatuh dari tempat tidur ke lantai.
Korban berhasil melarikan diri bersama anaknya setelah bergumul dengan AS. Dalam kondisi terluka, I berlari keluar kamar sambil meminta pertolongan warga sekitar yang kemudian melapor kepada kepala dusun.
Setelah korban keluar kamar, AS menikam perutnya sendiri di depan cermin menggunakan gunting. Dia menusuk bagian perutnya berulang kali, lalu berbaring di atas tempat tidur dan kembali menusuk lehernya hingga meninggal dunia.
Warga menemukan AS sudah meninggal dunia di dalam kamar dengan posisi tergeletak di atas tempat tidur. Polisi lalu mengamankan lokasi kejadian, mengumpulkan barang bukti berupa gunting, serta memeriksa rekaman CCTV yang memperlihatkan seluruh kejadian.
Polisi kemudian mengevakuasi jenazah AS ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk pemeriksaan dan memastikan penyebab kematian. Namun pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan memilih membawa jenazah untuk dimakamkan.
"Perkara ini tidak dapat dilanjutkan prosesnya karena selain keduanya, tidak ada orang lain," ujar Parulian.
Sementara itu, korban I masih dirawat di rumah sakit akibat luka tusuk di punggung dan sejumlah memar akibat pergumulan. Kondisinya kini mulai membaik dan sudah sadar.
AS dan I telah lebih dari setahun tinggal di rumah kontrakan tersebut. Warga sekitar beberapa kali mendengar keduanya terlibat cekcok, namun tidak menyangka pertengkaran itu berakhir tragis.
