google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Zubaidah Dipercaya Pimpin SPI Sumut dengan Suara Bulat

Advertisement

Zubaidah Dipercaya Pimpin SPI Sumut dengan Suara Bulat

17 Juli 2025

 

Zubaidah (paling kanan) Ketua SPI Sumut Periode 2025–2030.


ANTARAsatu.com | MEDAN - Zubaidah resmi memimpin Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumatera Utara untuk lima tahun ke depan. Keputusan bulat itu ditetapkan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) SPI Sumut yang digelar sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi.


Muswil menjadi titik konsolidasi baru gerakan tani di Sumatera Utara. Forum ini mengukuhkan arah perjuangan SPI untuk tetap berakar pada reforma agraria sejati dan kedaulatan pangan.


Panitia pelaksana menyebut forum ini lahir dari kerja kolektif seluruh elemen SPI. Agenda tersebut dipandang sebagai tonggak penting dalam menjaga kekuatan basis petani.


Wagimin, Ketua Wilayah sebelumnya, mengingatkan peserta agar tidak keluar dari jalur perjuangan. Dia menegaskan pentingnya menjauh dari jebakan pragmatisme politik jangka pendek.


Henry Saragih, Ketua Umum SPI, secara resmi membuka Muswil yang berlangsung demokratis dan partisipatoris. Dia mendorong petani bersatu secara politik dan ekonomi sebagai jalan mencapai kedaulatan pangan.


"Saatnya petani bersatu secara politik dan ekonomi," kata Henry.


Forum dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya. Proses evaluasi berlangsung terbuka dan disambut semangat perbaikan kolektif.


Setelah penyampaian laporan, Muswil menetapkan susunan Majelis Wilayah Petani (MWP) SPI Sumut. Wagimin dipercaya sebagai Ketua MWP dan Munzir sebagai Sekretaris.


Anggota MWP terdiri dari Salawati br Sembiring, Zulkifli, Susiani, Jumadi dan Saminem br Manik. Mereka berfungsi sebagai penjaga nilai perjuangan dan pengarah strategis organisasi.


Puncak acara ditandai dengan musyawarah mufakat pemilihan Ketua Wilayah SPI Sumut. Zubaidah terpilih secara aklamasi dan langsung dilantik untuk masa bakti 2025–2030.


Terpilihnya Zubaidah memerkuat representasi perempuan dalam kepemimpinan gerakan tani. Kepemimpinannya menjadi simbol perlawanan dari bawah yang semakin terbuka bagi petani perempuan.


Muswil juga menghasilkan sejumlah rekomendasi penting untuk arah gerakan ke depan. Fokusnya mencakup logistik organisasi, penguatan koperasi dan pemetaan ekonomi basis.


SPI juga menegaskan pentingnya regenerasi kader dan konsolidasi di tingkat desa. Seluruh keputusan Muswil diambil secara demokratis dengan semangat kolektif.


Dengan berakhirnya Muswil, SPI Sumut menyatakan siap melanjutkan perjuangan struktural bersama petani di seluruh Indonesia. Visi yang diusung tetap berpijak pada cita-cita kedaulatan pangan dan keadilan sosial.


Serikat Petani Indonesia merupakan organisasi massa petani independen yang berdiri pada 8 Juli 1998. SPI berakar dari gerakan reforma agraria dan berkantor pusat di Jakarta.


Organisasi ini menjadi wadah perjuangan politik dan ekonomi petani kecil di seluruh Indonesia. SPI aktif dalam konsolidasi hak atas tanah, perlawanan terhadap kriminalisasi petani dan pembentukan koperasi berbasis komunitas.


SPI juga tergabung dalam gerakan tani internasional La Via Campesina. Jejaring ini memerkuat posisi SPI dalam memperjuangkan hak-hak petani di forum nasional dan global.