ANTARAsatu.com | DELI SERDANG - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang menerjang lima desa di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan, peristiwa yang terjadi pada Jumat (29/5) itu mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
"Data sementara menunjukkan empat rumah mengalami kerusakan berat, 19 rumah rusak sedang, dan 37 rumah rusak ringan," tulis laporan BNPB dalam catatan periode kebencanaan 30-31 Mei 2026.
Dampak amukan cuaca ekstrem di Deli Serdang ini dilaporkan melanda sedikitnya 61 kepala keluarga (KK) atau sekitar 231 jiwa. Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Deli Serdang bersama pemerintah setempat disebut masih terus melakukan asesmen dan verifikasi data kerusakan di lapangan.
Sementara sebagian besar warga terdampak dilaporkan telah mulai melakukan perbaikan rumah mereka secara mandiri. Mengantisipasi dinamika cuaca dalam beberapa hari ke depan, BNPB mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.
Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah meliputi Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Masyarakat yang berada di daerah aliran sungai atau kawasan rawan banjir diimbau untuk terus memantau debit air. Kemudian segera melakukan evakuasi mandiri jika situasi mulai membahayakan.
Warga juga diminta menjauhi pohon-pohon besar maupun bangunan rapuh yang berisiko tumbang saat angin kencang.
