Proses evakuasi jasad Ferri Imanuel Sinaga dari sungai Lae Sembelin.
ANTARAsatu.com | DAIRI - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Ferri Imanuel Sinaga, 15, remaja yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Lae Sembelin, Desa Bakkal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Sumut. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (11/3) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
"Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, korban akhirnya berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, di Medan, Rabu (11/3).
Kejadian nahas ini bermula saat korban sedang mandi bersama rekan-rekannya di Sungai Lae Sembelin pada Minggu (8/3) siang. Diduga akibat arus sungai yang cukup deras, korban terseret hingga hilang dari permukaan air.
Upaya pencarian mandiri oleh warga dan keluarga sempat dilakukan tetapi tidak membuahkan hasil. Hingga kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan.
Dalam proses pencarian, tim SAR membagi area operasi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim pertama melakukan penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai.
Sedangkan tim kedua melakukan pemantauan udara menggunakan drone thermal dengan radius hingga dua kilometer. Penyisiran aliran sungai juga dilakukan menggunakan perahu rafting dan peralatan water rescue lengkap.
Menurut Hery, operasi ini melibatkan berbagai unsur. Mulai dari personel Basarnas Medan, BPBD Kabupaten Dairi, Polsek Silima Pungga-Pungga, perangkat desa, hingga masyarakat setempat.
Dia juga menyampaikan duka cita mendalam kepada pihak keluarga dan mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat. Jenazah korban kini telah diserahkan ke pihak keluarga untuk proses penanganan selanjutnya.
"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di Sungai Lae Sembelin resmi dinyatakan selesai dan ditutup," pungkasnya.
