Dua petugas berada di dekat lokasi kebocoran pipa gas yang sempat menimbulkan ledakan dan kobaran api.
ANTARAsatu.com | INDRAGIRI HILIR - Api akibat kebocoran pipa gas PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa. Perusahaan memastikan proses pemulihan jaringan gas berjalan setelah penutupan seluruh katup terdekat dilakukan pada Jumat malam.
"Api di sekitar pipa terdampak padam sepenuhnya pada Sabtu (3/1), pukul 05.35 WIB," ungkap Corporate Secretary TGI Emil Ismail melalui keterangan tertulis yang diterima Sabtu (3/1) siang.
Penanganan darurat dilakukan dengan menghentikan aliran gas melalui seluruh section valve terdekat untuk mengamankan lokasi insiden. Seluruh tahapan pengamanan dan pemulihan dilakukan sesuai standar kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan atau HSSE.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa itu. Sebanyak delapan warga sekitar yang mengalami luka bakar ringan dipastikan telah mendapat perawatan medis dan kembali ke rumah masing-masing.
Selain korban luka, sejumlah aset milik warga di sekitar lokasi kebocoran turut terdampak. TGI menyatakan bertanggung jawab penuh atas seluruh kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
Saat ini, perusahaan memfokuskan upaya pada perbaikan pipa gas yang bocor. Proses perbaikan diperkirakan memerlukan waktu maksimal lima hari ke depan dengan pengawasan ketat terhadap kondisi jaringan.
Selama masa pemulihan, TGI melakukan pemantauan tekanan gas kepada shipper dan buyer pada jaringan Grissik–Duri untuk memastikan stabilitas pasokan. Koordinasi juga dilakukan dengan pemangku kepentingan terkait guna meminimalkan dampak lingkungan.
Emil mengatakan TGI masih menyiagakan personel di lapangan untuk memastikan kondisi tetap aman hingga seluruh proses pemulihan rampung. Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang dirasakan masyarakat akibat kejadian tersebut.
Insiden kebocoran pipa gas ini masih dalam penanganan lanjutan dengan fokus pada pemulihan jaringan dan pengamanan wilayah sekitar lokasi kejadian. Sebelumnya, pipa gas yang bocor itu menimbulkan ledakan dan kobaran api yang besar pada Kamis (2/1) mulai sekitar pukul 17.00 WIB.
