google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 PGN Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Hijau buat Green Data Center

Advertisement

PGN Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Hijau buat Green Data Center

28 Agustus 2025

 

Penandatanganan nota kesepahaman antara Neutra DC Singapore Pte. Ltd. (NDSG) dengan PGN di Jakarta, Senin (25/8).


ANTARAsatu.com | JAKARTA - Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menggandeng Neutra DC Singapore Pte. Ltd. (NDSG) untuk mengembangkan energi hijau dari limbah sawit. Kerja sama itu ditandai penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Senin (25/8).


"Kolaborasi PGN dengan NDSG menunjukkan potensi besar bagi pengembangan penyaluran biomethane ke skala yang lebih luas, sekaligus membuka peluang terciptanya ekosistem energi bersih yang berkelanjutan dan mendukung target transisi energi nasional," kata Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Permata Sari.


PGN tengah merintis bisnis biomethane dengan mengolah limbah cair pabrik kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME). Energi terbarukan itu akan dipasok untuk mendukung operasional green data center yang dikelola NDSG, anak usaha PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) yang bergerak di bisnis pusat data termasuk di Singapura.


Chief Executive Officer NDSG Sendang Praptomo menyebut pasokan energi terbarukan menjadi faktor krusial. Energi hijau dipandang penting menjaga keberlanjutan dan daya saing dalam pengembangan bisnis data center di Singapura.


Pengembangan biomethane menjadi bagian dari strategi Step Out PGN. Arah baru bisnis itu menekankan upaya menjajaki energi rendah karbon dengan mengoptimalkan aset, sumber daya dan sinergi bersama subholding Pertamina lainnya.


Rosa menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan biomethane berkelanjutan. Energi hijau itu dinilai bisa mendorong ekonomi sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih.


"Sebagai quick win renewable gas, biomethane juga dipandang sebagai solusi masa depan yang dapat menurunkan emisi karbon," ujar Rosa.


PGN menargetkan penyaluran biomethane ke pelanggan di Jawa bagian Barat pada 2027. Infrastruktur gas yang ada bakal dimanfaatkan untuk mempercepat distribusi energi hijau itu.


Perusahaan mengajak seluruh mitra berkontribusi pada pencapaian target Net Zero Emission 2060. Kolaborasi dengan NDSG disebut menjadi langkah strategis menghadirkan nilai berkelanjutan melalui pemanfaatan energi hijau.