google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Pertamina Bikin Heboh Sekolah, Pompa Semangat Anak SD Kejar Cita-Cita Jadi Dokter hingga Insinyur

Advertisement

Pertamina Bikin Heboh Sekolah, Pompa Semangat Anak SD Kejar Cita-Cita Jadi Dokter hingga Insinyur

28 Agustus 2025

 


ANTARAsatu.com | MEDAN - Suasana ceria memenuhi halaman SD Negeri 066048 dan SD Negeri 066049 Medan Helvetia sejak pagi, Selasa (26/8). Ratusan siswa tampak antusias menyambut kedatangan puluhan relawan Pertamina dalam rangkaian kegiatan Pertamina Energi Negeri (PEN) 8.0.


Dengan penuh semangat, para relawan mengajak siswa untuk berkenalan, bermain sambil belajar serta mendengarkan kisah inspiratif tentang energi dan beragam profesi di Pertamina. PEN 8.0 tahun ini mengusung tema “AKASHA” yang berarti Ruang.


Tema tersebut dipilih untuk menggambarkan pentingnya ruang gerak dan lingkungan yang aman, sehat dan mendukung bagi Generasi Penerus bangsa. Pendidikan anak-anak dipandang bukan hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga tugas bersama seluruh lapisan masyarakat.



Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi menuturkan, PEN merupakan wujud nyata kepedulian Pertamina terhadap dunia pendidikan.


"PEN 8.0 dihadirkan sebagai ruang inspirasi bagi anak-anak agar tumbuh dengan semangat, cita-cita yang tinggi, dan kepedulian pada lingkungannya. Melalui interaksi langsung bersama relawan, anak-anak diperkenalkan pada peran energi dan Pertamina bagi bangsa," katanya.


Kegiatan berlangsung penuh semangat di ruang kelas. Para relawan tidak hanya mengenalkan proses bisnis Pertamina, tetapi juga berbagi motivasi tentang pentingnya belajar dan menjaga lingkungan.



Anak-anak juga diajak untuk berani bermimpi menjadi dokter, guru, insinyur, maupun profesi lainnya yang bermanfaat bagi bangsa. Kepala Sekolah SD Negeri 066048 Medan Helvetia Nurleli Hasibuan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.


"Anak-anak kami mendapatkan pengalaman belajar yang berharga. PEN 8.0 membuat mereka lebih bersemangat untuk menggapai cita-cita dan terus belajar," ujarnya.


Salah seorang siswa kelas 5, Rafli, mengungkapkan kegembiraannya. Murid berusia 10 tahun itu mengungkapkan kegembirannya bisa belajar dari tamu-tamu sekolah yang disebutnya sebagai "kakak-kakak Pertamina".



"Saya jadi ingin terus belajar supaya bisa jadi insinyur,” ucapnya.


Sebagai bentuk dukungan nyata, Pertamina turut menyerahkan bantuan sarana pendidikan berupa empat unit komputer untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah. Medical Box juga diberikan sebagai wujud kepedulian Pertamina terhadap kesehatan anak-anak Indonesia.


Sunardi berharap bantuan ini dapat memperkuat semangat anak-anak untuk terus mengejar mimpi. Sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas.