ANTARAsatu.com | SERGAI - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggulirkan tujuh program kerja revolusioner di Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatra Utara. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), yang dilaksanakan pada Selasa (29/7).
Program tersebut disusun untuk menjawab kebutuhan masyarakat pesisir sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
"Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan kinerja organisasi kemahasiswaan di perguruan tinggi melalui pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Fokus utamanya adalah mengidentifikasi potensi dan mengatasi persoalan yang ada," kata Dwi Anjani, salah satu mahasiswa pelaksana.
Tujuh program unggulan itu meliputi Lautan Cerdas, yang bertujuan meningkatkan literasi masyarakat; Lautan Gurih, fokus pada pengembangan kuliner lokal; dan Lautan Energi, yang mengeksplorasi sumber energi terbarukan wilayah pesisir.
Selain itu, terdapat Lautan Kreasi untuk mendorong kreativitas warga dalam memproduksi barang bernilai jual; Lautan Mangrove sebagai inisiatif pelestarian ekosistem; Pasar Kampung Kito untuk mengembangkan pasar lokal; dan Lautan Bumi Ecobrick, yang memanfaatkan limbah plastik sebagai bahan bangunan ramah lingkungan.
Kehadiran mahasiswa UMSU ini pun disambut antusias oleh aparat dan warga desa.
"Polri mendukung kegiatan positif mahasiswa yang hadir di wilayah kita. Pengabdian dan kepedulian ini sangat berarti bagi masyarakat. Dunia akademik berperan penting mencerdaskan kehidupan bangsa," tegas Wakapolsek Tanjung Beringin, Ipda Brimen Sihotang.
Kepala Desa Bagan Kuala, Safril, juga menyampaikan apresiasi. Kehadiran mahasiswa ini diyakininya akan berdampak positif. Program-program tersebut akan sangat berguna dan penting bagi masyarakat pesisir pantai Laut Bedagai.
Sehari sebelumnya, Senin (28/7/2025), suasana upacara bendera di SMA Negeri 1 Tanjung Beringin tampak berbeda. Hadir sebagai pembina upacara anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), didampingi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Medan (Unimed).
Perwakilan Polri mengajak para pelajar untuk terus mengembangkan potensi dan menjauhi bahaya narkoba serta pergaulan negatif. Sementara itu, mahasiswa KKN Unimed memberikan edukasi dan motivasi agar siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, termasuk informasi tentang beasiswa dan kehidupan kampus.
Usai upacara, penghargaan diberikan kepada siswa-siswa berprestasi yang tampil mengenakan tunjak, ikat kepala khas budaya Melayu. Kepala Sekolah Juni Siswanto, didampingi Wakil Kepala Sekolah Leman, Wakapolsek Tanjung Beringin Ipda Brimen, mahasiswa KKN Unimed dan para guru secara bergiliran menyerahkan piagam dan uang pembinaan.
"Pendekatan edukatif ini penting membentuk karakter anak-anak kita agar menghargai norma hukum, susila dan agama. Kita akan terus dukung pelajar kita untuk raih prestasi," ujar Kepsek Juni Siswanto.
Adapun siswa-siswi berprestasi tersebut adalah M. Akbar, M. Riski Zahril, Deni Zafikri dan Nazwa Anggraini Sihombing (seluruhnya atlet Taekwondo Kejurda Sumut). Kemudian Ilham Lutfi Sipahutar (Juara 1 Tanding Taekwondo di Riau), M. Fahri Syahputra (Juara 1 Angkat Berat Kejurda Sergai), dan Rosa Marito Siagian (Juara Olimpiade Ekonomi).