google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Daya Tempur Kodam I Bukit Barisan Diperkuat 62 Maung Garuda Buatan Pindad

Advertisement

Daya Tempur Kodam I Bukit Barisan Diperkuat 62 Maung Garuda Buatan Pindad

26 Juli 2025

Penampakan dashboard rantis 62 unit Maung Garuda yang kini dimiliki Kodam I/Bukit Barisan.

ANTARAsatu.com | MEDAN - Kodam I/Bukit Barisan memperkuat mobilitas pasukan di medan berat dengan kendaraan taktis buatan dalam negeri, Maung Garuda. Distribusi perdana kendaraan ini dilakukan dalam seremoni resmi di Makodam I/BB, Kamis (24/7).

Inspektur Daerah Militer (Irdam) I/BB Brigjen TNI Josafath Robert M. Duka mewakili Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin acara penyerahan simbolis kepada Danramil 04/Medan, Danramil 13/PST, dan Wadanyon Zipur 1/DD.

Kodam I/BB menerima 62 unit Maung Garuda untuk mendukung operasi di wilayah berbukit dan pegunungan. Kendaraan ini memiliki kekuatan mesin hingga 199 horse power (HP) dan transmisi otomatis 8 percepatan.

"Kendaraan ini dialokasikan kepada para pejabat operasional, termasuk Wadanyon di sejumlah satuan tempur serta para Danramil," sebut Pangdam dalam sambutan tertulis.

Pangdam berpesan agar kendaraan digunakan secara bertanggung jawab dan dirawat secara berkala. Seremoni dilanjutkan dengan penyerahan kunci, penyiraman air bunga, dan pemecahan kendi sebagai tanda peluncuran resmi.

Maung Garuda bukan kendaraan biasa. Ransus ini merupakan hasil inovasi anak bangsa yang dikembangkan PT Pindad, perusahaan BUMN strategis berbasis di Bandung, Jawa Barat.

Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan dalam ajang Indo Defence 2022 sebagai bagian dari modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Maung dirancang untuk menggantikan kendaraan operasional tua yang tidak lagi mumpuni menjangkau medan berat di wilayah militer.

Desain modular Maung memungkinkan penyesuaian kebutuhan operasi, dari patroli hingga pengintaian dan pengawalan logistik. Kendaraan ini kompatibel dengan persenjataan ringan dan perlindungan balistik.

Pangsa utama Maung adalah TNI dan Polri, tetapi kendaraan ini juga menarik perhatian negara sahabat seperti Filipina dan beberapa negara di Afrika.

Dimensi kendaraan sekitar 5,05 m panjang, 2,06 m lebar, dan 1,87 m tinggi, dengan bobot hampir 3 ton. Dengan mesin diesel 2,4 liter turbo dan jangkauan hingga 500 km, Maung sanggup menembus berbagai medan ekstrem.

Ransus ini juga dilengkapi fitur keamanan tinggi seperti armor peluru dan kaca Ray-Ban anti-peluru. Kecepatan maksimalnya mencapai 100 km per jam.

Menutup acara, Irdam I/BB menegaskan diperlukannya pembangunan garasi untuk menempatkan rantis itu. Dia mengingatkan agar kendaraan disiapkan secara optimal demi kecepatan mobilisasi pasukan di segala kondisi.