ANTARASATU.COM | Batam - Akses bahan bakar menjadi salah satu kebutuhan penting bagi nelayan untuk menjaga aktivitas melaut tetap berjalan. Melihat kebutuhan tersebut PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan rencana pengembangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Namun rencana ini tidak berdiri sendiri. Pertamina Patra Niaga ingin mengembangkan SPBUN berdampingan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dengan begitu, keduanya dapat menjadi bagian dari ekosistem usaha yang menunjang kegiatan masyarakat pesisir.
Komisaris PT Pertamina Patra Niaga Panel Barus pun telah meninjau langsung calon lokasi SPBUN di Galang Baru pada Senin (21/9). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lahan sekaligus mengevaluasi sejumlah aspek yang diperlukan sebelum pengembangan fasilitas tersebut dilakukan.
Dari evaluasi awal, lokasi calon SPBUN berada sekitar 200 meter dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) atau Kampung Nelayan. Lokasi itu dinilai memiliki potensi untuk mendukung kebutuhan energi sekitar 1.632 kapal nelayan.
Selain jarak dengan kawasan nelayan, Pertamina juga melihat kesiapan lahan, akses distribusi, hingga infrastruktur pendukung yang menuju lokasi. Panel mengatakan SPBUN diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengisian BBM bagi kapal nelayan.
Fasilitas itu juga dirancang menjadi salah satu bagian dari ekosistem usaha perikanan yang terintegrasi dengan berbagai kebutuhan masyarakat pesisir. Menurut dia, ekosistem ini dapat mencakup berbagai fasilitas penunjang kegiatan perikanan.
Mulai dari akses energi bagi kapal nelayan, produksi es, cold storage hingga pengelolaan air bersih. Dengan fasilitas yang saling terhubung, kebutuhan nelayan diharapkan dapat dipenuhi lebih dekat dengan lokasi aktivitas mereka.
Pada akhirnya, kondis itu dapat membantu menunjang produktivitas masyarakat pesisir. Pengembangan kawasan juga diarahkan untuk menggunakan sumber energi yang lebih berkelanjutan.
Salah satunya melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi primer bagi fasilitas-fasilitas penunjang. Pertamina Patra Niaga akan mengambil peran pada penyediaan akses BBM bagi nelayan melalui SPBU
"Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan mendekatkan akses energi ke pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw memastikan pihaknya siap mendukung proses evaluasi calon SPBUN Galang Baru.
Menurut Fahrougi, evaluasi tetap akan memperhatikan sejumlah aspek. Antara lain kesiapan lokasi, keselamatan, akses distribus serta pemenuhan ketentuan yang berlaku.
Dia menambahkan, keberadaan SPBUN yang berdampingan dengan fasilitas penunjang lain dalam satu ekosistem diharapkan dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat pesisir Galang Baru. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut selanjutnya akan berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk melanjutkan rencana ini.
