ANTARAsatu.com | MEDAN - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dengan mengoperasikan Wellbeing Home Clinic di Kantor Regional Sumbagut, Medan, Kamis (14/8).
Fasilitas ini dilengkapi Unit Gawat Darurat (UGD) dan Burn Unit khusus penanganan luka bakar yang telah tersertifikasi ISO 9001:2015 dari International Accreditation Service Certification Body (IASCB).
Kehadiran klinik ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mencapai Golden Time Medical Emergency Response Plan (MERP). Yakni memastikan penanganan cepat dan tepat pada kondisi darurat medis di lingkungan kerja.
Industri migas yang memiliki risiko tinggi membutuhkan respons kesehatan yang terstandarisasi dan terintegrasi. Wellbeing Home Clinic tidak hanya menyediakan layanan gawat darurat.
Namun juga mengintegrasikan layanan kesehatan kerja (medical check-up dan pemantauan kesehatan pekerja) serta managed care (penanganan rujukan medis terkoordinasi). Tersedia juga layanan kesehatan umum (konsultasi dokter dan fisioterapi).
"Fasilitas ini menjadi bukti komitmen kami dalam memprioritaskan K3 sekaligus membangun budaya kerja yang sehat dan produktif," ujar Putut Andriatno, Direktur SDM & Penunjang Bisnis Pertamina Patra Niaga.
Datuk Fachrul Razy, Area Manager Medical Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, mengatakan Wellbeing Home Clinic dirancang untuk menjadi trendsetter layanan kesehatan di seluruh region Pertamina.
"Kami ingin klinik ini menjadi model integrasi layanan kesehatan kerja, kegawatdaruratan, dan inovasi pelayanan," tambahnya.
Sunardi, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, mengatakan dengan adanya fasilitas ini, Pertamina Sumbagut menegaskan komitmennya dalam meningkatkan standar K3 sesuai regulasi nasional & internasional.
Fasilitas ini juga diyakini mampu mempercepat respons darurat medis melalui sistem yang terintegrasi. Termasuk membangun budaya kerja yang aman bagi seluruh pekerja.
Inovasi serupa diharapkannya dapat diterapkan di seluruh wilayah operasi Pertamina untuk memastikan lingkungan kerja yang lebih sehat dan aman.
Selain klinik, Pertamina Sumbagut juga meluncurkan Buku Peta MERP Sumbagut. Yakni panduan resmi penanganan darurat medis yang mencakup seluruh area operasi.
Terutama Depot dan Fuel Terminal serta Aviation Fuel Terminal di Kantor Region dan Cabang.
"Dengan peta ini, koordinasi penanganan darurat di lapangan akan lebih efektif," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pertamina Sumbagut juga memberikan santunan kepada tiga lembaga sosial di Medan. Yakni Panti Asuhan Mamiyai, Panti Sosial Tresna Werdha Abdi Dharma Asi dan Tahfiz Ummahatul Mukminin Mumtaz.
Ini dilakukan untuk memerkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat. Sekaligus mencerminkan tanggung jawab sosial korporasi.
