Redaksi

28 Agustus 2025

Amien Sunaryadi Comeback, Sabet GRC Lifetime Achievement Award 2025

 


ANTARAsatu.com | YOGYAKARTA - Amien Sunaryadi kembali mencuri perhatian setelah menerima GRC Lifetime Achievement Award 2025 di Yogyakarta. Penghargaan itu diberikan oleh Asosiasi Governansi, Manajemen Risiko & Kepatuhan (GRK) sebagai bentuk apresiasi atas kiprahnya di bidang tata kelola dan antikorupsi.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi GRK Indonesia dan komunitas GRC yang telah memberikan award ini kepada saya," ujar Amien saat menerima penghargaan, Jumat (22/8).


GRC Award mengingatkan Amien pada kiprahnya 25 tahun lalu. Ia bersama koleganya mendirikan Lembaga Pengkajian Good Governance (LPGG) yang kemudian memenangkan kompetisi inovasi Bank Dunia di Washington DC tahun 2000.


Kenangan itu menjadi titik balik dalam perjalanan Amien. Inovasi tata kelola yang ia kembangkan meluas hingga ke parlemen sebagai wujud perbaikan demokrasi.


Rekam jejak Amien selalu identik dengan integritas. Ia pun dikenal luas saat menjabat Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2003–2007.


Latar belakang antikorupsi terus menempel pada dirinya. Setiap jabatan yang ia emban selalu ditandai dengan penegakan disiplin dan tata kelola yang ketat.


Pada 2014, Amien dipercaya memimpin SKK Migas. Ia memperkenalkan prinsip 4 NO’s: no bribery, no kickback, no gift dan no luxurious hospitality.


Prinsip itu kemudian dilengkapi dengan penerapan sistem manajemen anti-penyuapan ISO 37001:2016. Tata kelola SKK Migas pun diperkuat di bawah kepemimpinannya.


Kini, Amien kembali aktif di sektor publik. Sejak 2023, ia menjabat Ketua Komite Pengawas Perpajakan di Kementerian Keuangan.


Ia juga terpilih sebagai Ketua Umum Forum Manajemen Risiko BUMN untuk periode 2024–2027. Kiprahnya di forum itu ditandai dengan kampanye vokal soal tata kelola dan antikorupsi.


Selain itu, Amien dipercaya sebagai Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Ia menekankan bahwa tata kelola bukan sekadar kepatuhan formal.


Menurutnya, prinsip GCG penting untuk menjaga keberlangsungan bisnis jangka panjang. Pengawasan dilakukan agar setiap langkah strategis perusahaan tetap berintegritas.


Dewan Komisaris PGN juga aktif mendukung Whistleblowing System. Setiap laporan pelanggaran dipantau ketat dan diberi sanksi jika terbukti.


Keseriusan itu berbuah penghargaan internasional. PGN masuk jajaran 50 perusahaan publik terbaik ASEAN dalam ASEAN CGCA 2025.


PGN juga masuk lima besar perusahaan terbaik di Indonesia menurut penilaian ACGS 2024. Pencapaian itu disebut sebagai bukti komitmen perusahaan terhadap prinsip tata kelola.


Amien menyebut capaian PGN bukan hasil instan. Pengawasan disiplin dan sikap tegas membuat budaya kepatuhan tumbuh konsisten.


Integritas dan tata kelola menjadi napas dalam setiap kiprahnya. Amien kembali tampil sebagai figur yang tidak sekadar menolak korupsi, tetapi juga membangun sistem pencegahan.