google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Strategi PGN Perkuat Kepercayaan Investor Lewat Kunjungan Lapangan

Advertisement

Strategi PGN Perkuat Kepercayaan Investor Lewat Kunjungan Lapangan

14 Juli 2026


ANTARASATU.COM | MEDAN - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mengambil langkah khusus untuk memperkuat transparansi perusahaan di mata publik. Subholding Gas Pertamina ini mengajak sejumlah investor ritel terbesar mereka untuk meninjau langsung fasilitas operasi gas bumi di wilayah Sumatra Utara, Selasa (14/7).

Dengan langkah PGN ingin menunjukkan bahwa fondasi bisnis gas bumi mereka memiliki infrastruktur yang nyata, andal dan siap mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatra hingga Kepulauan Riau.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Heri Murahmanta menyatakan bahwa transparansi merupakan kunci dalam membangun kepercayaan jangka panjang bagi pemegang saham.

"Kami ingin investor melihat langsung bagaimana pengelolaan infrastruktur dan keandalan pasokan gas bumi dikelola secara profesional," ujarnya di sela-sela kunjungan.

Dalam kegiatan itu para investor mendapat gambaran komprehensif mengenai peta jalan pengembangan pasar gas. Seperti fokus PGN yang sedang melakukan penguatan konektivitas melalui berbagai proyek strategis, termasuk dukungan penuh terhadap pembangunan Pipa Transmisi Sumatera Utara–Riau (Sutri) yang digarap bersama Kementerian ESDM.

Hingga April 2026, melalui Sales and Operation Region I (SOR I), PGN telah menyalurkan ± 147 BBTUD gas bumi untuk melayani lebih dari 136 ribu pelanggan. Menurut Heri, keberhasilan ini tidak lepas dari strategi PGN dalam mengombinasikan karakteristik pasar yang saling melengkapi.

"Kami mengelola pelanggan industri berskala besar di Batam, serta pasar dengan tingkat penetrasi tinggi di Palembang dan Medan. Kombinasi ini menjadi kekuatan PGN dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat, berkelanjutan, sekaligus menciptakan portofolio pelanggan dengan profil risiko yang lebih terukur," jelasnya.

Dari sisi operasional, jaringan PGN di Sumatera Utara didukung oleh anak usaha, PT Pertamina Gas Operation North Sumatera Area (ONSA). Sistem ini terintegrasi dengan berbagai sumber pasokan domestik, mulai dari regasifikasi LNG Arun hingga pasokan dari blok-blok hulu, untuk memenuhi kebutuhan listrik, kawasan industri, hingga sektor pupuk.

Heri optimistis dengan jaringan pipa yang kini mencapai ±1.834 kilometer, PGN mampu menjaga fleksibilitas distribusi. Keberadaan fasilitas offtake station, seperti di Pasar IX pun dinilai menjadi aset vital dalam mendukung efisiensi pengembangan jaringan di masa mendatang.

"Sumatera dan Kepulauan Riau memiliki potensi industri yang menjanjikan. Dengan infrastruktur yang semakin terintegrasi, kami optimis dapat memperluas pemanfaatan gas domestik sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham," pungkas Heri.