Redaksi

18 Agustus 2025

PGN Ajarkan Warga Bandung Kelola Bank Sampah, Solusi Ekonomi dan Lingkungan Bersih

 

Aktivitas pelatihan pengelolaan Bank Sampah oleh PGN di Bandung.


ANTARAsatu.com | BANDUNG - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui komunitas PERTIWI SHG memberdayakan warga sekitar Gas Inn, Bandung, dengan mengedukasi pengelolaan sampah melalui bank sampah. Kegiatan ini sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80.


PERTIWI SHG, komunitas pekerja wanita PGN Group, memberi pelatihan pemilahan sampah rumah tangga dan memperkenalkan bank sampah sebagai solusi ekonomi dan ekologis.


"Lingkungan bersih dan sehat bisa diraih sembari menghasilkan pendapatan dari tabungan sampah," ujar Rosa Permata Sari, Chairwoman PERTIWI SHG, di Bandung, Senin (18/8).


Dia menjelaskan, belum lama ini pihaknya mengadakan program pemberdayaan masyarakat dengan mengajak warga di sekitar tempat penginapan Gas Inn, Bandung, untuk mengelola sampah. Kegiatan PERTIWI SHG bersama masyarakat ini sekaligus menyemarakkan perayaan HUT RI ke-80.


PERTIWI SHG, salah satu komunitas PGN yang anggotanya adalah pekerja dan manajemen wanita berbagai level di PGN Group, memberikan edukasi mengenai pentingnya memilah-milah sampah, khususnya sampah rumah tangga.


PERTIWI SHG menjelaskan konsep bank sampah sebagai solusi dari permasalahan ekonomi dan lingkungan. Dalam kegiatan, warga juga diedukasi mengenai kesadaran akan menjaga kebersihan yang dimulai dari lingkungan terdekat.



"Kami berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Dalam waktu yang bersamaan, masyarakat pun dapat memanfaatkan hasil tabungan melalui bank sampah sebagai sumber penghasilan tambahan," tutur Rosa.


Menurut dia, kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar yang antusias mengikuti sesi pelatihan dan praktik langsung memilah sampah. Tidak hanya fokus pada pengelolaan sampah, PERTIWI SHG juga mengedukasi peserta untuk memahami nilai ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik.


Mulai dari penjualan sampah anorganik hingga pemanfaatan sampah organik menjadi kompos. Menurut Rosa, kegiatan ini merupakan bagian dari program pendukung  Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PGN.


Yang mana PGN berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Khususnya pada poin "Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan" dan poin "Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab".


"Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menjadi kebiasaan yang berkelanjutan," tambah Rosa.


Dengan adanya kolaborasi PERTIWI SHG dan masyarakat setempat, PGN berharap kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan dapat semakin meningkat. Sekaligus memerkuat hubungan baik antara PGN Grup dan komunitas di sekitar wilayah operasinya.